langit lapang gusar
beriringan awan berjalan
diantara hijau ladang
daun-daun mati
pula diantara caping-caping
berwajah peluh
tubuhnya adalah sebutir padi
sementara kakinya adalah tiang liyan
matahari adalah sebuah kemarahan tertunda, katanya
aku kembali pulang
dengan segala getirku

0 comments:
Post a Comment